Belum lama ini, "mencari di internet" hanya berarti mengetikkan kata di kolom pencarian dan berharap mendapatkan hasil yang tepat. Kini, keterbatasan itu sudah menjadi masa lalu.
Sekarang, Anda juga bisa mengunggah foto dari galeri kamera ponsel atau komputer Anda daripada harus mengetikkan frasa. Setelah itu, browser Anda akan menemukan gambar yang cocok atau serupa dari seluruh penjuru internet. Dengan kata lain, Anda kini bisa mencari gambar secara online dengan cara yang sama seperti mencari teks.
Proses ini, yang dikenal sebagai pencarian gambar terbalik (reverse image search), memiliki banyak kegunaan praktis bagi para pemilik bisnis. Berikut penjelasan tentang cara kerja teknologi ini, ditambah panduan langkah demi langkah untuk melakukan pencarian gambar terbalik di Google melalui komputer atau perangkat seluler Anda.
Apa itu pencarian gambar terbalik?
Pencarian gambar terbalik memungkinkan pengguna untuk mencari di internet menggunakan gambar daripada teks. Biasanya, ketika Anda menggunakan mesin pencari, Anda mengetikkan kata di kolom pencarian dan aplikasi akan menampilkan konten internet, seperti situs web, gambar, video, dan halaman produk e-commerce, yang sesuai dengan maksud pencarian Anda.
Pencarian gambar terbalik mengambil pendekatan yang berbeda dengan memulai dari sebuah gambar yang ingin dicocokkan, bukan dari serangkaian kata kunci yang ingin diinterpretasikan. Ketika Anda melakukan pencarian gambar terbalik, Anda mengunggah sebuah gambar atau memasukkan URL-nya. Mesin pencari kemudian menjelajahi internet untuk menemukan gambar yang cocok (atau setidaknya gambar yang mirip secara visual). Anda juga bisa menggunakan pencarian terbalik untuk mengidentifikasi sumber gambar atau menemukan situs web yang menampilkan gambar yang sama secara online.
Bagaimana pencarian gambar terbalik membantu bisnis
Kemampuan untuk mencari melalui gambar memberikan sejumlah keuntungan penting bagi para pemilik bisnis. Banyak yang memanfaatkan teknologi pengenalan gambar untuk melindungi aset merek, mengidentifikasi penggunaan tanpa izin, dan memperoleh wawasan kompetitif melalui riset pasar. Berikut beberapa kegunaan utamanya:
Memantau citra merek Anda
Dengan mencari logo atau foto produk Anda, Anda bisa mengetahui di mana merek Anda sedang dibahas, diulas, atau disebut secara online. Ini bisa terjadi di blog, forum, halaman e-commerce, atau situs lain yang mungkin tidak Anda pantau.
Memeriksa hak cipta
Hasil pencarian gambar dapat menunjukkan apakah gambar yang hendak Anda gunakan tersedia secara bebas atau dilindungi hak cipta orang lain. Ini membantu Anda memberikan kredit yang tepat kepada kreator sebelum menyertakan gambar tersebut dalam konten atau unggahan media sosial.
Mendeteksi produk palsu
Jika Anda menjual produk unik atau bermerek, Anda bisa menggunakan pencarian gambar terbalik untuk mendeteksi versi palsu dari produk Anda yang dijual oleh penjual tidak resmi.
Meneliti kompetitor
Jika Anda menginginkan informasi tentang kompetitor Anda, unggah gambar produk atau materi pemasaran kompetitor untuk melihat di mana lagi gambar tersebut muncul secara online. Ini dapat membantu Anda mengukur seberapa luas konten visual kompetitor tersebar di internet. Bisa jadi mereka bermitra dengan lebih banyak pengecer daripada yang Anda kira, atau mungkin mereka menggunakan saluran pemasaran yang ingin Anda manfaatkan untuk bisnis Anda sendiri.
Apa itu Google Lens?
Google Lens adalah alat pencarian visual berbasis AI yang dikembangkan oleh Google. Alat ini memanfaatkan aplikasi Google, Google Photos, browser Google Chrome, dan kamera smartphone untuk mencapai tujuannya. Sebagai produk AI, Google Lens bertujuan untuk memahami isi sebuah gambar dan memberikan konteksnya. Aplikasi ini dapat menerjemahkan teks, mengidentifikasi objek, bahkan melakukan tindakan berdasarkan apa yang "dilihatnya".
Sebagai contoh, alat ini bisa memindai barcode, mengidentifikasi produk yang terkait dengan barcode tersebut, dan membuka situs e-commerce yang menjual produk itu. Jika Anda mengarahkan Google Lens ke sekuntum bunga, alat ini bisa mengidentifikasi spesiesnya. Jika Anda memindai menu di restoran, alat ini bisa menyorot hidangan populer atau menerjemahkan teks secara real time. Jika Anda mengarahkannya ke pakaian seseorang, alat ini bisa menemukan item pakaian serupa dan memberi tahu Anda di mana bisa membelinya. Alat ini bisa melakukan segala hal yang bisa dilakukan pencarian gambar Google standar, tetapi itu baru permulaan.
Google Lens menggunakan basis data gambar Google untuk beroperasi, tetapi pada dasarnya alat ini lebih canggih daripada pencarian gambar terbalik biasa milik Google. Sementara pencarian gambar tradisional bertujuan menemukan gambar serupa atau mengidentifikasi sumber asli sebuah foto atau grafis, Google Lens memanfaatkan AI dan machine learning untuk menafsirkan dan memahami objek di dalam sebuah gambar.
Cara melakukan pencarian gambar terbalik melalui desktop
Ada tiga cara untuk melakukan pencarian gambar terbalik di browser desktop Anda:
1. Mengklik kanan sebuah gambar
Ini adalah cara paling sederhana untuk melakukan pencarian gambar terbalik.
- Untuk mencari gambar yang Anda temukan di sebuah situs web secara terbalik, klik kanan pada gambar tersebut.
- Pilih opsi yang bertuliskan "Telusuri gambar dengan Google Lens" (atau terkadang "Telusuri gambar dengan Google").
- Anda kemudian akan melihat panel samping di sisi kanan layar yang menampilkan hasil pencarian Anda. Hasil ini dapat mencakup objek dalam gambar, gambar serupa, dan situs web tempat gambar tersebut muncul.
2. Mengunggah sebuah gambar
Anda bisa mengunggah gambar ke Google dan memprosesnya melalui mesin pencari.
- Mulailah dengan membuka google.com atau images.google.com.
- Klik ikon Google Lens (yang berbentuk ikon kamera) di kolom pencarian. Akan muncul tulisan "Telusuri dengan gambar" saat Anda mengarahkan kursor ke ikon tersebut.
- Anda kemudian bisa menyeret file gambar langsung dari komputer Anda ke dalam kotak pencarian. Atau, klik "Unggah file", lalu telusuri dan pilih gambar di komputer Anda. Setelah itu, klik "Telusuri".
- Hasil pencarian Anda akan muncul di panel samping di sisi kanan layar.
3. Mencari melalui tautan gambar
Gunakan metode ini untuk pada dasarnya menggabungkan dua opsi penting sebelumnya.
- Mulailah dengan mengklik kanan sebuah gambar online.
- Dari menu pop-up, pilih "Salin alamat gambar". URL akan otomatis tersalin ke clipboard.
- Tempelkan URL tersebut ke dalam kotak "Tempel tautan gambar" di Google Lens.
- Klik "Telusuri" dan biarkan Google bekerja.
Cara melakukan pencarian gambar terbalik melalui perangkat seluler
- Dari aplikasi Google atau Chrome
- Dari sebuah situs web di Chrome
- Dari sebuah situs web di browser selain Chrome
Ada tiga cara untuk mencari gambar di ponsel atau tablet Anda. Berikut gambaran umum dari setiap metode:
1. Dari aplikasi Google atau Chrome
Untuk menggunakan metode ini, unduh dan buka aplikasi Google atau aplikasi Chrome di ponsel atau tablet Anda. Perangkat Android biasanya sudah dilengkapi aplikasi ini secara bawaan.
- Pada kolom pencarian, ketuk ikon Google Lens (kamera).
- Aplikasi akan meminta Anda untuk mengunggah gambar dari galeri foto perangkat Anda atau mengambil foto baru dengan kamera (cukup ketuk tombol rana).
- Google akan langsung menganalisis gambar Anda dan menampilkan hasil pencarian.
2. Dari sebuah situs web di Chrome
Metode ini pada dasarnya sama dengan mengklik kanan sebuah gambar di browser desktop Anda.
- Buka aplikasi Chrome, yang akan meluncurkan browser web khas Google.
- Buka sebuah gambar di browser web Anda. Daripada mengklik kanan, Anda cukup mengetuk dan menahan gambar hingga jendela pop-up pilihan menu muncul.
- Pilih "Telusuri gambar dengan Google Lens" atau "Telusuri gambar dengan Google".
- Bergantung pada pengaturan Anda, hasil pencarian akan muncul di panel samping atau di tab baru.
3. Dari sebuah situs web di browser selain Chrome
Metode ini memungkinkan Anda melakukan pencarian Google di browser lain seperti Safari dan Firefox. Setiap browser memiliki fitur gambarnya sendiri, jadi metode ini hanya diperlukan jika Anda ingin menggunakan Google Lens atau produk Google lainnya.
- Buka browser Anda dan kunjungi images.google.com.
- Cari ikon Google Lens (kamera) di sisi kanan kolom pencarian. Ketuk ikon tersebut dan browser akan mengaktifkan kamera Anda (mungkin memerlukan izin pengguna), lalu Anda akan mendapatkan fungsi Google Lens.
- Jika Anda menggunakan sistem operasi yang lebih lama, Anda mungkin tidak melihat ikon kamera. Dalam hal ini, buka jendela pengaturan browser Anda dan pilih "Minta Situs Desktop" atau "Situs desktop".
- Browser akan memuat versi desktop dari images.google.com. Anda akan melihat ikon kamera, lalu Anda bisa mengunggah gambar atau menempelkan URL seperti yang Anda lakukan di browser desktop.
FAQ cara melakukan pencarian gambar terbalik
Bisakah Anda melakukan pencarian gambar terbalik dari sebuah tangkapan layar?
Ya, Anda bisa melakukan pencarian gambar terbalik dari tangkapan layar setelah menyimpannya ke perangkat Anda sebagai file .png atau .jpg. Unggah tangkapan layar Anda ke Google Lens atau alat pencarian gambar terbalik lainnya untuk melakukan pencarian.
Bagaimana cara memasukkan gambar ke pencarian Google?
Anda bisa memasukkan gambar ke pencarian Google dengan mengeklik ikon Google Lens di halaman web pencarian Google atau di dalam aplikasi Google. Jika Anda menggunakan browser web desktop, Anda bisa menyeret dan melepaskan gambar saat diminta oleh Google Lens. Di perangkat seluler, Anda bisa meluncurkan fitur Google Lens lalu mengeklik ikon Galeri Gambar. Tampilan ikon ini akan berbeda-beda tergantung sistem operasi Anda. Anda kemudian akan memiliki opsi untuk mengunggah gambar yang sudah ada di perangkat Anda.
Bagaimana cara melakukan pencarian gambar terbalik di iPhone?
Anda bisa melakukan pencarian gambar terbalik di iPhone menggunakan aplikasi Google atau aplikasi Chrome dengan mengetuk ikon kamera Google Lens di kolom pencarian. Aplikasi akan meminta Anda untuk mengambil foto baru atau memilih salah satu dari galeri kamera Anda (Anda harus memberikan akses di aplikasi Setelan). Atau, jika Anda menggunakan browser Chrome, Anda bisa menekan lama sebuah gambar di halaman web dan memilih "Telusuri gambar dengan Google Lens".


