Pemasaran digital membantu brand terhubung dengan audiensnya melalui berbagai platform online. Dengan hampir 30% bisnis berlangsung secara online (angka yang terus tumbuh setiap tahun), kini semakin penting untuk memanfaatkan pemasaran digital jika Anda ingin menonjol dan menghasilkan penjualan.
Tahun ini, 46,2% pemasar berencana meningkatkan pengeluaran pemasaran digital mereka demi menumbuhkan pendapatan, membangun kepercayaan, dan mengamankan lebih banyak penjualan online. Pelajari lebih lanjut tentang cara kerja pemasaran digital, mengapa hal ini penting, dan cara menyusun strategi pemasaran digital untuk membantu mengembangkan bisnis Anda.
Apa itu pemasaran digital?
Pemasaran digital adalah kegiatan mempromosikan sebuah brand, produk, dan/atau layanan melalui kampanye online berbayar dan organik. Ini mencakup hampir semua promosi online untuk bisnis e-commerce Anda.
Pengeluaran untuk iklan digital di seluruh dunia diperkirakan akan mencapai $667 miliar pada 2024. Tujuan pemasaran yang paling umum bagi bisnis meliputi peningkatan kesadaran brand, penjualan, keterlibatan, prospek (leads), dan pendapatan yang semuanya dapat dicapai dengan strategi pemasaran digital.
Pemasaran digital vs. pemasaran tradisional
Pemasaran digital dilakukan secara online atau melalui saluran digital, sedangkan pemasaran tradisional cenderung menggunakan saluran offline, seperti iklan billboard dan kampanye TV. Pemasaran digital sering kali lebih hemat biaya dibandingkan metode iklan tradisional, karena Anda dapat memanfaatkan perangkat dan media internet yang gratis atau berbiaya rendah. Tidak ada label harga mahal seperti pada halaman iklan penuh di majalah atau penempatan terbatas di billboard.
Pemasaran digital untuk B2B
Pemasaran digital bisnis ke bisnis (business to business/B2B) adalah kegiatan mempromosikan produk atau layanan Anda kepada bisnis atau organisasi lain. Strategi pemasaran digital yang paling umum untuk brand B2B adalah email marketing dan pemasaran media sosial. Kemunculan AI telah mendorong brand untuk berpikir di luar kebiasaan pada 2024 dan bereksperimen dengan berbagai strategi, seperti personalisasi otomatis dan pemasaran influencer.
Pemasaran digital untuk B2C
Pemasaran digital bisnis ke konsumen (business to consumer/B2C) mempromosikan sebuah produk atau layanan kepada konsumen alih-alih kepada bisnis lain. Brand e-commerce biasanya masuk dalam kategori ini, menggunakan taktik seperti pemasaran media sosial, iklan berbayar, dan optimasi mesin pencari (search engine optimization/SEO) untuk menarik perhatian pembeli yang sedang meneliti produk.
Mengapa pemasaran digital penting?
Persaingan saat ini membuat Anda mustahil untuk menonjol tanpa menggunakan berbagai strategi guna menarik dan membina calon pembeli. Pemasaran digital dapat menjadi pemicu untuk menampilkan produk Anda di hadapan orang yang tepat, tetapi itu bukan satu-satunya manfaat. Berikut alasan mengapa pemasaran digital penting.
Mengembangkan bisnis Anda
Lebih banyak konversi berarti lebih banyak pendapatan. Pemasaran digital tidak hanya menarik pembeli, tetapi juga mengedukasi mereka tentang mengapa mereka harus membeli dari Anda dan pada akhirnya mengarahkan mereka menuju penjualan.
Rencana pemasaran digital yang matang akan memberi Anda wawasan penting tentang seberapa baik kinerja kampanye Anda (gunakan template rencana pemasaran untuk memulai). Pastikan Anda menetapkan tujuan dan melacak KPI untuk menentukan seberapa besar hasil dari upaya Anda.
Meningkatkan laba atas investasi (return on investment/ROI)
Melacak dan menganalisis hasil strategi pemasaran digital Anda akan membantu mengidentifikasi di mana Anda meraih keberhasilan terbesar. Anda dapat menggunakan informasi ini untuk mengoptimalkan upaya, menurunkan biaya akuisisi pelanggan baru, dan memastikan Anda menempatkan uang di tempat yang benar-benar penting.
Meningkatkan dampak global Anda
Menggoda rasanya untuk mencoba segala cara dan melihat mana yang berhasil. Namun, strategi pemasaran digital yang sukses membutuhkan pemahaman tentang audiens Anda sehingga Anda dapat menyajikan konten yang tepat di platform yang tepat pada waktu yang tepat.
Strategi organik seperti pemasaran media sosial dan SEO dapat membantu Anda menonjol di antara brand-brand ternama yang memiliki jutaan dolar untuk diinvestasikan dalam iklan, serta memberi Anda keunggulan kompetitif secara global.
13 jenis pemasaran digital
Strategi pemasaran digital yang menyeluruh mencakup berbagai saluran. Secara umum, sebagian besar brand menggunakan kombinasi media sosial, email, dan SEO, di antara yang lainnya. Saluran spesifik yang cocok untuk brand Anda sangat bergantung pada target audiens, anggaran, dan tujuan bisnis Anda.
Berikut 13 saluran pemasaran digital yang populer dan efektif untuk mempromosikan bisnis online Anda.
1. Pemasaran media sosial
Pemasaran media sosial memungkinkan Anda berinteraksi dengan pelanggan yang ada dan membangun hubungan dengan pelanggan baru. Media sosial adalah istilah kolektif untuk platform besar seperti TikTok, Facebook, dan Instagram, serta situs niche seperti Houzz dan Twitch. Beberapa platform pemasaran media sosial utama yang perlu Anda lihat meliputi:
- Facebook, dengan 3,04 miliar pengguna aktif bulanan
- TikTok, dengan 1,56 miliar pengguna aktif bulanan
- Instagram, dengan lebih dari 2 miliar pengguna aktif bulanan
- X, yang memiliki 41,5 juta pengguna aktif harian yang "dapat dimonetisasi" di AS saja
- Pinterest, yang menjangkau 498 juta pengguna aktif bulanan
- Snapchat, dengan total 406 juta pengguna aktif harian
Anda dapat membuat unggahan sosial organik di setiap jaringan ini. Unggahan sosial organik adalah pembaruan yang Anda posting di halaman brand Anda tanpa promosi berbayar. Biasanya, yang terbaik adalah menggunakan campuran konten yang menarik dan promosi pada unggahan organik, dengan porsi lebih besar pada konten yang menarik. Terlalu banyak unggahan promosi diri dapat menyebabkan orang berhenti mengikuti (unfollow).
Brand parfum Dossier memposting konten yang relatable di TikTok untuk terhubung dengan pengikutnya dan menunjukkan kepribadiannya.
2. Pemasaran melalui pesan (messaging)
Pemasaran melalui pesan memungkinkan Anda menjangkau pembeli lewat pesan teks atau kotak masuk Facebook Messenger mereka. Cara ini sangat efektif untuk membangun hubungan yang lebih dalam dengan pelanggan yang ada dan memberikan keuntungan kepada pembeli terbaik Anda. Namun, berhati-hatilah, kotak masuk pelanggan Anda bersifat pribadi, jadi perlakukan dengan hati-hati. Bagikan hanya pembaruan yang perlu, penawaran yang relevan, atau konten yang benar-benar berharga.
Brand tisu toilet Who Gives a Crap mengirimkan pengingat pengisian ulang kepada pelanggannya melalui pesan teks agar mereka tidak pernah kehabisan. Ini adalah cara yang bagus untuk mendorong pembelian berulang dan tetap diingat pelanggan.
3. Pemasaran email
Email adalah alat komunikasi digital yang menonjol bagi bisnis. Menurut penelitian, penggunaan email terus meningkat. Sekitar 4,37 miliar orang menggunakan email, angka yang diperkirakan naik menjadi 4,73 miliar pada 2026. Namun, ada ketidakpuasan yang meningkat terhadap email brand, yang berarti ada peluang lebih besar bagi brand yang melakukannya dengan baik.
Anda dapat menggunakan email untuk mengirim campuran konten promosi dan non-penjualan, seperti buletin berisi konten bermanfaat tentang cara menggunakan produk Anda, diskon eksklusif untuk daftar email Anda, pengumuman lebih awal, serta akses ke penjualan khusus dan program afiliasi.
Gunakan perangkat lunak email marketing untuk membangun profil pelanggan dan mengelompokkan daftar pelanggan Anda sehingga Anda dapat membuat kampanye email yang dipersonalisasi. Dengan Shopify Messaging, Anda dapat membuat kampanye email marketing dan mengirimkannya ke basis pelanggan Anda melalui Shopify itu sendiri. Email dapat disesuaikan sepenuhnya dan mendukung penautan langsung ke produk Anda untuk meningkatkan klik-tayang dan konversi.
4. SEM dan SEO
Pemasaran mesin pencari (search engine marketing/SEM) dan pemasaran SEO bertujuan meningkatkan visibilitas website Anda melalui mesin pencari online. SEM merujuk pada taktik berbayar, sedangkan SEO merujuk pada upaya tidak berbayar.
Untuk menghidupkan SEM Anda, Anda dapat menjalankan iklan display bayar-per-klik (pay-per-click/PPC) dan Google Shopping Ads melalui dasbor Google Ads, menargetkan kata kunci tertentu untuk kueri di lokasi yang Anda pilih. Anggaran Anda mungkin bervariasi tergantung pada tujuan dan persaingan kata kunci, tetapi selalu ada pilihan untuk setiap anggaran.
LOVEBYT, yang menjual pasta gigi bebas kekejaman dan bahan kimia, menggunakan SEM dalam strategi pemasaran digital-nya. Mereka menawar kata kunci "organic toothpaste" agar muncul di bagian atas halaman pencarian untuk kueri dengan kata-kata tersebut.
Pembeli yang mengetik kata kunci itu di Google akan melihat iklan brand tersebut sebagai hasil teratas, dan dengan iklan teratas menerima 2% dari seluruh klik, ada kemungkinan besar konsumen akan mengklik.
5. Native advertising
Native advertising merujuk pada jenis iklan berbayar di mana iklan tersebut menyerupai tampilan dan nuansa platform tempatnya berada. Bentuk pemasaran digital ini bisa berupa unggahan media sosial, unggahan bersponsor di sebuah website, atau widget rekomendasi.
Idenya bukan untuk mengelabui orang agar mengira iklan tersebut adalah konten organik. Sebaliknya, tujuannya adalah menjaga pengalaman pengguna tetap mulus tanpa hambatan.
Di sini, kontennya merekomendasikan produk yang membantu menjaga makanan tetap segar lebih lama, yang melengkapi artikel tersebut. Rekomendasi produk adalah bentuk umum dari native advertising.
6. Bayar-per-klik
Bayar-per-klik (pay-per-click/PPC) adalah model iklan di mana Anda membayar untuk setiap klik pada iklan Anda. Model ini juga dikenal sebagai model biaya-per-klik (cost-per-click/CPC) dan paling menonjol di Google, Facebook, dan Instagram.
Sama seperti SEM, Anda menetapkan anggaran dan membuat visual iklan. Namun, sementara SEM menampilkan iklan Anda kepada orang yang telah mencari kata kunci tertentu, iklan PPC ditampilkan kepada konsumen yang cocok dengan target audiens Anda.
Ada berbagai jenis iklan yang bisa dipilih dan fitur yang memungkinkan Anda mengarahkan pembeli ke halaman produk yang dipromosikan atau memungkinkan mereka membeli langsung melalui platform media sosial.
7. Content marketing
Content marketing adalah ketika bisnis membuat atau mengkurasi konten, biasanya melalui blog. Faktanya, lebih dari separuh pemasar menggunakan blog dalam strategi pemasaran digital mereka. Konten efektif untuk membangun hubungan dengan pelanggan baru dan yang sudah ada, menciptakan kesadaran tentang brand dan produk Anda, meningkatkan SEO, serta membangun otoritas di niche yang Anda pilih.
Brand perawatan kulit Beauty Pie memiliki blog yang membagikan wawasan dan menjawab pertanyaan untuk membantu pembeli melakukan pembelian.
8. Affiliate marketing
Affiliate marketing memungkinkan konsumen dan influencer mendapatkan komisi untuk memasarkan dan menjual produk sebuah perusahaan. Ini paling umum terlihat berdampingan dengan pemasaran influencer, di mana influencer mendapatkan bagian setiap kali seseorang membeli produk melalui tautan unik mereka.
Bentuk pemasaran digital ini adalah cara yang bagus untuk tampil di hadapan audiens baru dan mendorong pelanggan terbaik Anda mempromosikan produk fisik serta produk digital Anda. Gunakan panduan arketipe kreator kami untuk mengidentifikasi influencer terbaik bagi brand Anda.
Dalam contoh ini, ketika seorang pembeli mengklik dari unggahan rangkuman ini menuju halaman produk Amazon dan melakukan pembelian, pihak afiliasi akan mendapatkan sebagian komisi.
9. Otomatisasi pemasaran
Otomatisasi pemasaran adalah ketika Anda menggunakan teknologi dalam strategi pemasaran digital Anda untuk memicu tindakan otomatis dari platform pemasaran Anda. Otomatisasi pemasaran bisa terbatas pada satu platform dalam tumpukan teknologi Anda atau melibatkan kombinasi alat melalui integrasi. Shopify App Store, misalnya, memiliki banyak aplikasi otomatisasi pemasaran yang dapat Anda tambahkan ke situs perdagangan digital Anda.
Anda juga dapat membuat kampanye otomatisasi pemasaran langsung dari dasbor Shopify Anda. Salah satu contoh otomatisasi pemasaran yang dapat dimanfaatkan oleh sebagian besar brand e-commerce adalah otomatisasi pasca-pembelian.
Tergantung pada produk dan pembelian Anda, Anda dapat menggunakan komunikasi pasca-pembelian sebagai cara untuk membina hubungan dengan pelanggan dan menjual produk lain (cross-sell) melalui rekomendasi yang dipersonalisasi. Kemudian, Anda dapat memeriksa hasilnya dan mengoptimalkan kampanye melalui analitik pemasaran di dasbor Shopify Anda.
10. Remarketing
Remarketing atau penargetan ulang berbasis perilaku adalah ketika Anda memasarkan kepada orang-orang yang sudah pernah berinteraksi dengan brand Anda dengan cara tertentu. Anda dapat menyiapkan kampanye pemasaran yang ditargetkan ulang secara terarah berdasarkan perilaku sebelumnya dari audiens Anda.
Mungkin Anda meluncurkan koleksi mug yang dirancang oleh seniman untuk bisnis perlengkapan rumah Anda? Beberapa bulan setelah proyek pertama, Anda kemudian berkolaborasi dengan seniman lain untuk desain mug baru. Anda dapat melakukan remarketing kepada orang-orang yang membeli mug rancangan seniman pertama Anda, karena Anda tahu mereka sudah memiliki ketertarikan pada jenis produk ini.
11. Konten bersponsor
Konten bersponsor mirip dengan native advertising karena sebuah brand membayar untuk iklan yang menyerupai konten editorial sebuah platform. Bentuk pemasaran digital ini sering kali berupa artikel atau unggahan blog, tetapi bisa juga merujuk pada unggahan media sosial bersponsor.
12. Pemasaran influencer
Pemasaran influencer melibatkan kemitraan dengan akun media sosial yang relevan dan mempromosikan brand atau produk Anda kepada audiens mereka. Hal ini sering berjalan beriringan dengan affiliate marketing karena sebagian besar kolaborasi menggunakan tautan afiliasi unik untuk setiap influencer, tetapi ini juga bisa menjadi cara yang bagus untuk menciptakan gebrakan seputar peluncuran yang akan datang.
Olipop bermitra dengan influencer di Instagram untuk menampilkan varian rasa terbarunya.
13. Pemasaran digital dengan AI
Pemasaran digital dengan AI adalah proses menggunakan kecerdasan buatan dan otomatisasi untuk meningkatkan upaya pemasaran digital Anda. Ini mencakup pembuatan alur kerja otomatis yang dipersonalisasi untuk menyajikan konten yang relevan ke berbagai segmen audiens. Ini juga mencakup penggunaan AI generatif untuk membuat unggahan blog dan keterangan (caption) media sosial, serta menganalisis data untuk meningkatkan kampanye Anda di masa depan.
Apa yang dilakukan seorang digital marketer?
Tugas utama seorang digital marketer adalah menyusun dan menjalankan strategi untuk terhubung dengan audiens mereka secara online. Selain memunculkan ide konten dan kampanye, seorang digital marketer harus mampu menganalisis data kampanye untuk mengidentifikasi area yang perlu diperbaiki. Misalnya, Anda perlu mengulang materi kreatif untuk kampanye iklan media sosial, menentukan audiens, membuat konten, dan melacak kinerja kampanye.
Cara menyusun strategi pemasaran digital
Strategi pemasaran e-commerce Anda bergantung pada beberapa faktor kunci, termasuk siapa yang ingin Anda jangkau, pesan apa yang ingin Anda sampaikan, dan bagaimana Anda akan menyampaikan pesan tersebut. Berikut panduan langkah demi langkah untuk menyusun strategi Anda.
1. Tetapkan tujuan pemasaran digital
Apa yang ingin Anda capai dengan strategi pemasaran digital Anda? Ini bisa berupa tujuan keseluruhan, seperti "Meningkatkan penjualan di seluruh toko online sebesar 30%," atau Anda dapat memilih tujuan untuk kampanye individual, seperti "Menumbuhkan jumlah pengikut Instagram kami menjadi 10.000."
Sebelum Anda mulai memikirkan konten apa yang akan Anda buat dan di saluran mana Anda akan membagikannya, pertimbangkan apa tujuan akhir Anda. Ini akan membantu Anda melacak upaya Anda dan memastikan strategi yang diterapkan mengarahkan Anda menuju sasaran bisnis.
2. Identifikasi target audiens
Pertimbangkan siapa yang ingin Anda jangkau, pengusaha digital berusia 25 tahun di New York atau ibu bekerja yang kesulitan menemukan waktu untuk merawat diri? Semakin Anda memahami target audiens, semakin mudah untuk mengetahui platform mana yang dapat Anda gunakan untuk menjangkau mereka dan jenis pesan apa yang mereka sukai untuk diterima.
Untuk meningkatkan peluang keberhasilan Anda, buatlah persona pembeli. Anda dapat kembali merujuk pada ini untuk memastikan Anda menggunakan bahasa yang tepat dan berfokus pada platform yang tepat. Berikut langkah-langkahnya:
- Periksa analitik Anda. Gunakan Google Analytics atau metrik penjualan Anda untuk melihat siapa pelanggan terbaik Anda.
- Identifikasi pola pada pembeli terbaik Anda. Tentukan karakteristik utama apa yang dimiliki pelanggan terbaik Anda. Misalnya, mereka mungkin semuanya masuk dalam rentang usia tertentu atau mereka mungkin semuanya memiliki peran pekerjaan yang serupa.
- Gunakan data demografis dan psikografis. Jangan hanya berfokus pada usia dan lokasi. Selami lebih dalam minat, tantangan, dan impian mereka.
- Buat persona Anda. Satukan informasi ini menjadi beberapa persona pembeli yang cocok dengan audiens ideal Anda. Sertakan nama untuk setiap persona dan karakteristik utamanya, serta soroti saluran pemasaran terbaik untuk menjangkau mereka.
3. Pilih saluran yang tepat
Audiens yang berbeda berkumpul di saluran yang berbeda. Sebagian lebih menyukai TikTok dan Instagram, sementara yang lain lebih suka menerima komunikasi melalui email atau pesan teks. Saat membuat persona pembeli Anda, tentukan platform yang paling efektif untuk memasarkan dan sertakan ini dalam strategi Anda.
Menggoda rasanya untuk mencoba menyajikan konten di setiap platform, tetapi Anda mungkin menemukan diri Anda terlalu terpecah dengan melakukan ini. Sebaliknya, pilih tiga hingga lima saluran yang paling cocok untuk brand dan audiens Anda, seperti email, SMS, Instagram, dan TikTok.
4. Buat rencana konten
Setelah mengidentifikasi audiens dan platform inti Anda, Anda dapat beralih ke pembuatan konten. Pada titik ini, Anda seharusnya sudah memahami dengan baik apa yang ingin dilihat audiens Anda secara online dan memiliki strategi yang solid tentang cara Anda menjangkau mereka.
Pertimbangkan berbagai format konten yang berbeda, seperti:
- Instagram Stories dan Reels
- Rangkaian sambutan (welcome sequence) dan email marketing otomatis
- Video TikTok dan YouTube
- Unggahan blog SEO
- Konten yang dapat diunduh, seperti ebook dan laporan
- Konten influencer dan konten buatan pengguna
- Iklan media sosial
Uji coba beberapa format konten yang berbeda untuk melihat mana yang paling direspons oleh audiens Anda dan masukkan jenis konten dengan kinerja terbaik ke dalam strategi Anda.
5. Ukur dan analisis hasil
Lacak kinerja upaya pemasaran digital Anda dengan rutin memeriksa analitik Anda. Unduh laporan analitik media sosial, lacak konversi, dan ukur keterlibatan untuk melihat jenis pemasaran mana yang paling berhasil.
Ketika Anda menganalisis hasil dengan cara ini, Anda akan dapat melihat apa yang berhasil dan apa yang tidak, sehingga Anda dapat menyesuaikan strategi Anda ke depan.
Contoh pemasaran digital
Dove: Kampanye pemasaran digital
Brand kosmetik Dove terkenal dengan strategi pemasaran digital-nya yang emosional dan menyatu mulus dengan nilai-nilai brand-nya.
Selama bertahun-tahun, Dove telah menggabungkan konten buatan pengguna, kampanye tagar (hashtag), dan video sosial untuk meningkatkan kesadaran tentang isu tubuh serta mempromosikan produknya.
Samsonite: SEM
Brand koper global Samsonite menggunakan praktik SEM untuk membawa iklannya ke ranah online. Mereka memulai dengan memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang apa yang dicari oleh pengguna akhirnya sehingga dapat menargetkan kata kunci yang tepat dan mempromosikan pesan yang tepat di hasil pencarian.
Apple #shotoniphone: Kampanye sosial
Apple mendorong pelanggannya untuk membagikan foto yang diambil dengan iPhone mereka sebagai tanggapan atas kritik terhadap kemampuan kamera ponsel tersebut. Foto-foto pemenang ditampilkan di billboard di seluruh dunia.
Buoy: Otomatisasi email marketing
Brand kesehatan Buoy menggunakan email marketing untuk menawarkan diskon dan penawaran eksklusif kepada pelanggan terbaiknya. Selain menciptakan rasa urgensi dengan penghitung mundur (countdown timer), mereka mendorong audiensnya untuk membagikan brand dan produknya kepada teman dan keluarga melalui pemasaran dari mulut ke mulut.
Campus Protein: Pemasaran SMS
Campus Protein mengirimkan pesan teks keranjang yang ditinggalkan (abandoned cart) yang dipersonalisasi kepada pembeli untuk membawa mereka kembali ke situs. Ketika seorang pembeli merespons emailnya, chatbot AI milik brand tersebut merespons dengan informasi, tautan, dan diskon yang relevan untuk mendorong penjualan.

Mulai jalankan pemasaran digital Anda
Shopify memiliki alat pemasaran bawaan yang dapat Anda gunakan untuk memulai kampanye pemasaran digital Anda.
Ada alat untuk penargetan audiens, email marketing, SEO, iklan sosial berbayar, dan lainnya.
Selain itu, Anda dapat meningkatkan upaya pemasaran Anda dengan wawasan yang dapat ditindaklanjuti yang mengurangi tebak-tebakan dan membuat kampanye menjadi lebih baik dari waktu ke waktu.
Dengan Shopify, Anda dapat menggunakan satu platform untuk menemukan dan menjual kepada pembeli yang tepat, di mana pun mereka berada.
FAQ pemasaran digital
Apa tren terbaru dalam pemasaran digital?
Tren terbaru dalam pemasaran digital berpusat pada AI. Brand menggunakan teknologi AI canggih untuk membuat konten, mengotomatiskan komunikasi, dan menganalisis data. Selain itu, brand berfokus pada membangun hubungan yang lebih kuat dan tahan lama dengan pelanggan mereka melalui strategi pemasaran yang dipersonalisasi dan pembinaan.
Seberapa besar industri pemasaran digital?
Industri pemasaran digital mencapai $363,05 miliar pada 2023 dan diperkirakan akan meningkat sebesar 13,1% antara sekarang dan 2032, mencapai $1,09 triliun.
Bagaimana pemasaran digital berevolusi?
Strategi pemasaran digital terus berevolusi untuk memenuhi ekspektasi konsumen yang baru dan menyelaraskan diri dengan teknologi terbaru. Di masa lalu, pemasaran digital terbatas pada komunikasi email dasar dan website statis. Teknologi baru telah memperluas kemungkinan hingga mencakup komunikasi yang otomatis dan dipersonalisasi yang terhubung dengan konsumen pada tingkat individu.
Apa saja tantangan umum dalam pemasaran digital?
- Menghasilkan prospek yang berkualitas
- Mengukur ROI
- Membuat konten yang menarik
- Memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan
- Mengikuti tren dan teknologi terbaru
- Menghubungkan sasaran gambaran besar dengan anggaran yang ditetapkan
- Mempromosikan dan mendistribusikan konten
Bagaimana cara menjadi seorang digital marketer?
- Kenali dasar-dasar pemasaran digital.
- Pelajari cara menggunakan alat-alat pemasaran digital.
- Bangun portofolio yang mencakup berbagai kampanye pemasaran digital.
- Jangkau jaringan Anda untuk menemukan peluang pemasaran digital.
- Tetap mengikuti tren pemasaran digital terbaru.
Bagaimana AI mengubah lanskap pemasaran digital?
AI mengurangi jumlah tugas manual yang berulang dalam pemasaran digital. AI dapat meningkatkan efisiensi dengan menyesuaikan iklan secara otomatis untuk memenuhi kebutuhan target audiens, mengotomatiskan tugas-tugas yang membosankan, dan memprediksi perilaku pelanggan untuk kampanye yang lebih baik. Digital marketer dapat menggunakan AI untuk menghasilkan konten, menjalankan kampanye secara otomatis (autopilot), dan menganalisis kinerja berbagai aktivitas.

